Warning: preg_match(): Compilation failed: group name must start with a non-digit at offset 8 in /volume1/web/util/wiki/includes/MagicWord.php on line 722 Warning: preg_match(): Compilation failed: group name must start with a non-digit at offset 8 in /volume1/web/util/wiki/includes/MagicWord.php on line 722 Warning: preg_match_all(): Compilation failed: group name must start with a non-digit at offset 4 in /volume1/web/util/wiki/includes/MagicWord.php on line 700 Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /volume1/web/util/wiki/includes/MagicWord.php on line 701 Warning: preg_replace(): Compilation failed: group name must start with a non-digit at offset 4 in /volume1/web/util/wiki/includes/MagicWord.php on line 705 Warning: preg_match_all(): Compilation failed: group name must start with a non-digit at offset 4 in /volume1/web/util/wiki/includes/MagicWord.php on line 700 Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /volume1/web/util/wiki/includes/MagicWord.php on line 701 Warning: preg_replace(): Compilation failed: group name must start with a non-digit at offset 4 in /volume1/web/util/wiki/includes/MagicWord.php on line 705 Warning: preg_match_all(): Compilation failed: group name must start with a non-digit at offset 4 in /volume1/web/util/wiki/includes/MagicWord.php on line 700 Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /volume1/web/util/wiki/includes/MagicWord.php on line 701 Warning: preg_replace(): Compilation failed: group name must start with a non-digit at offset 4 in /volume1/web/util/wiki/includes/MagicWord.php on line 705 Warning: preg_match_all(): Compilation failed: group name must start with a non-digit at offset 4 in /volume1/web/util/wiki/includes/MagicWord.php on line 700 Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /volume1/web/util/wiki/includes/MagicWord.php on line 701 Warning: preg_replace(): Compilation failed: group name must start with a non-digit at offset 4 in /volume1/web/util/wiki/includes/MagicWord.php on line 705 Warning: preg_match(): Compilation failed: group name must start with a non-digit at offset 8 in /volume1/web/util/wiki/includes/MagicWord.php on line 722 Warning: preg_match(): Compilation failed: group name must start with a non-digit at offset 8 in /volume1/web/util/wiki/includes/MagicWord.php on line 722 Warning: preg_match(): Compilation failed: group name must start with a non-digit at offset 8 in /volume1/web/util/wiki/includes/MagicWord.php on line 722 Warning: preg_match(): Compilation failed: group name must start with a non-digit at offset 8 in /volume1/web/util/wiki/includes/MagicWord.php on line 722 Warning: preg_match_all(): Compilation failed: group name must start with a non-digit at offset 4 in /volume1/web/util/wiki/includes/MagicWord.php on line 700 Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /volume1/web/util/wiki/includes/MagicWord.php on line 701 Warning: preg_replace(): Compilation failed: group name must start with a non-digit at offset 4 in /volume1/web/util/wiki/includes/MagicWord.php on line 705 Warning: preg_match_all(): Compilation failed: group name must start with a non-digit at offset 4 in /volume1/web/util/wiki/includes/MagicWord.php on line 700 Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /volume1/web/util/wiki/includes/MagicWord.php on line 701 Warning: preg_replace(): Compilation failed: group name must start with a non-digit at offset 4 in /volume1/web/util/wiki/includes/MagicWord.php on line 705 Warning: preg_match(): Compilation failed: group name must start with a non-digit at offset 8 in /volume1/web/util/wiki/includes/MagicWord.php on line 722 Warning: preg_match(): Compilation failed: group name must start with a non-digit at offset 8 in /volume1/web/util/wiki/includes/MagicWord.php on line 722 Mengenal Skabies Dan Jamuran Terhadap Kucing - GA

Mengenal Skabies Dan Jamuran Terhadap Kucing

De GA.

(Page créée avec « Skabies dan jamuran adalah dua penyakit yang kerap dialami anak bulu kesayangan. Keduanya memiliki tanda-tanda yang mirip. Yakni, gatal-gatal yang sebabkan kucing kerap kali ... »)
 
Ligne 1 : Ligne 1 :
-
Skabies dan jamuran adalah dua penyakit yang kerap dialami anak bulu kesayangan. Keduanya memiliki tanda-tanda yang mirip. Yakni, gatal-gatal yang sebabkan kucing kerap kali menggaruk kulitnya dan bulu-bulu yang rontok. Namun, pencegahan dan penanganannya berbeda.<br><br>Mengenal Skabies dan Jamuran terhadap Kucing<br><br>Dokter Nadhor Nainggolan Msi menjelaskan, skabies dan jamuran kerap menyerang kucing di negara tropis. Sebab, mereka sering kali tidak miliki pertahanan kulit yang kuat di iklim tersebut. Penyebab kedua adalah lingkungan. Baik itu interaksi antarkucing maupun rumah atau daerah tinggal kucing yang tidak steril. Di situlah parasit atau jamur enteng hinggap ke tubuh kucing. Karena itulah, kebersihan lingkungan kucing perlu perhatian lebih agar penyakit selanjutnya tidak muncul.<br><br>SKABIES<br><br>Penyakit skabies disebabkan parasit berbentuk kutu atau tungau. Parasit itu melekat terhadap kulit kucing bagian atas. "Ibaratnya, tungau itu menggali sampai bawah dan kulit bagian atas terangkat menjadi kulit mati," tahu Nadhor. Kulit mati selanjutnya membentuk keropeng-keropeng terhadap tubuh kucing. Itulah yang membuat kucing mulai gatal dan terus menggaruk.<br><br>Parasit selanjutnya kerap kali muncul akibat efek lingkungan. Misalnya, daerah yang tidak cukup bersih dan tertular kucing lain. Gejala awalannya adalah nampak keropeng-keropeng di tidak benar satu atau beberapa anggota kulit. Jika udah terlihat keropeng-keropeng di kulit,  [https://worldtechlife.com/ worldtechlife] Nadhor menganjurkan agar langsung diperiksakan. Nanti disarankan sejumlah perawatan yang cocok bersama dengan kemampuan.<br><br>"Mulai konvensional layaknya mandi bersama dengan sampo spesifik atau injeksi," ujar alumnus Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga (FKH Unair) tersebut. Gejala skabies akan menyusut setelah dua hingga tiga hari pasca perawatan dan pengobatan. Kulit mati dapat luruh dan memancing pertumbuhan kulit baru.<br><br>JAMURAN<br><br>Jamuran kerap disamakan dengan skabies sebab gejalanya mirip. Namun, keduanya punyai ciri fisik yang berbeda. Kucing yang jamuran nampak memiliki kulit yang botak di satu atau beberapa bagian. Sebab, bulunya rontok di bagian-bagian tersebut. Bagian yang terkena jamur sering kali termasuk muncul memar. "Lebih akurat di cek tenaga medis khusus," kata founder ELiM Veterinary Care tersebut.<br><br>Penanganannya beragam. Mulai obat oles, mandi bersama dengan sampo antijamur, hingga obat minum. "Sudah ditemukan injeksinya, tapi belum masuk Indonesia," ujarnya. Pencegahannya bersama dengan menegaskan kelembaban dan kebersihan lingkungan terjaga, serta kecukupan gizi yang baik.<br><br>SKABIES<br><br>CIRI-CIRI: Kulit tampak menebal, timbul keropeng diikuti rasa gatal<br><br>PENGOBATAN: treatment antiektoparasit, dapat berupa injeksi, obat oles, dan obat minum.<br><br>JAMURAN<br><br>CIRI-CIRI: Kemerahan pada kulit dan gatal. Sering mengundang kebotakan pada lebih dari satu bagian kulit.<br><br>PENGOBATAN: Bulunya dicukur, diberi obat oles atau obat minum.<br><br>TESTIMONI<br><br>Menurut Nadhor, skabies disebabkan oleh tungau. Tungau jenis spesifik dapat menular ke manusia. Kondisi ini jarang terjadi. Bila tertular, segera konsultasikan ke dokter. Biasanya bakal diberi obat oles.<br><br>Aliet Rahayu, keliru seorang penyayang kucing, pernah tertular skabies. Gejalanya adalah gatal-gatal di sebagian bagian. Dia pilih mengoleskan minyak tawon dan larutan belerang yang diberi minyak goreng. "Belerang ditumbuk dan dicampur minyak goreng, lalu dikocok dan dibiarkan hingga mengendap. Baru dioleskan," paparnya.
+
Skabies dan jamuran adalah dua penyakit yang sering dialami anak bulu kesayangan. Keduanya miliki gejala yang mirip. Yakni, gatal-gatal yang menyebabkan kucing kerap kali menggaruk kulitnya dan bulu-bulu yang rontok. Namun, pencegahan dan penanganannya berbeda.<br><br>Mengenal Skabies dan Jamuran terhadap Kucing<br><br>Dokter Nadhor Nainggolan Msi menjelaskan, skabies dan jamuran sering menyerang kucing di negara tropis. Sebab, mereka sering kali tidak mempunyai pertahanan kulit yang kuat di iklim tersebut. Penyebab kedua adalah lingkungan. Baik itu jalinan antarkucing maupun tempat tinggal atau tempat tinggal kucing yang tidak steril. Di situlah parasit atau jamur enteng hinggap ke tubuh kucing. Karena itulah, kebersihan lingkungan kucing butuh perhatian lebih supaya penyakit tersebut tidak muncul.<br><br>SKABIES<br><br>Penyakit skabies disebabkan parasit berwujud kutu atau tungau. Parasit itu melekat pada kulit kucing bagian atas. "Ibaratnya, tungau itu menggali sampai bawah dan kulit bagian atas terangkat jadi kulit mati," paham Nadhor. Kulit mati tersebut membentuk keropeng-keropeng terhadap tubuh kucing. Itulah yang membawa dampak kucing mulai gatal dan konsisten menggaruk.<br><br>Parasit berikut kerap kali muncul akibat pengaruh lingkungan. Misalnya, area yang tidak cukup bersih dan tertular kucing lain. Gejala awalnya adalah keluar keropeng-keropeng di keliru satu atau sebagian bagian kulit. Jika telah muncul keropeng-keropeng di kulit,  [http://ldc4istanbul.org/ daftar situs judi slot online terpercaya 2021] Nadhor memberi saran agar segera diperiksakan. Nanti direkomendasi sejumlah perawatan yang sesuai bersama kemampuan.<br><br>"Mulai konvensional layaknya mandi bersama dengan sampo khusus atau injeksi," ujar alumnus Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga (FKH Unair) tersebut. Gejala skabies bakal berkurang sehabis dua sampai tiga hari pasca perawatan dan pengobatan. Kulit mati dapat luruh dan memancing pertumbuhan kulit baru.<br><br>JAMURAN<br><br>Jamuran sering disamakan bersama skabies sebab gejalanya mirip. Namun, keduanya punya ciri fisik yang berbeda. Kucing yang jamuran keluar punyai kulit yang botak di satu atau lebih dari satu bagian. Sebab, bulunya rontok di bagian-bagian tersebut. Bagian yang terkena jamur kerap kali termasuk keluar memar. "Lebih akurat di cek tenaga medis khusus," kata founder ELiM Veterinary Care tersebut.<br><br>Penanganannya beragam. Mulai obat oles, mandi bersama sampo antijamur, sampai obat minum. "Sudah ditemukan injeksinya, tapi belum masuk Indonesia," ujarnya. Pencegahannya bersama dengan meyakinkan kelembaban dan kebersihan lingkungan terjaga, dan juga kecukupan gizi yang baik.<br><br>SKABIES<br><br>CIRI-CIRI: Kulit kelihatan menebal, timbul keropeng diikuti rasa gatal<br><br>PENGOBATAN: treatment antiektoparasit, dapat berbentuk injeksi, obat oles, dan obat minum.<br><br>JAMURAN<br><br>CIRI-CIRI: Kemerahan terhadap kulit dan gatal. Sering menimbulkan kebotakan terhadap beberapa bagian kulit.<br><br>PENGOBATAN: Bulunya dicukur, diberi obat oles atau obat minum.<br><br>TESTIMONI<br><br>Menurut Nadhor, skabies disebabkan oleh tungau. Tungau type khusus mampu menular ke manusia. Kondisi ini jarang terjadi. Bila tertular, langsung konsultasikan ke dokter. Biasanya akan diberi obat oles.<br><br>Aliet Rahayu, tidak benar seorang penyayang kucing, pernah tertular skabies. Gejalanya adalah gatal-gatal di lebih dari satu bagian. Dia menentukan mengoleskan minyak tawon dan larutan belerang yang diberi minyak goreng. "Belerang ditumbuk dan dicampur minyak goreng, selanjutnya dikocok dan dibiarkan hingga mengendap. Baru dioleskan," paparnya.

Version actuelle en date du 7 mai 2022 à 17:46